Menteri Bintang : Penyelesaian Kasus Perempuan dan Anak Butuh Konsep Kuat dari Hulu Hingga Hilir

0
108

Pusat Pelayanan Terpadu adalah suatu unit kerja fungsional yang menyelenggarakan pelayanan terpadu untuk saksi dan/atau korban tindak kekerasan.

Seperti dilansir FAJAR.co.id PPT Rumah Sakit Umum Labuang Baji Makassar menyediakan layanan terpadu dan terintegrasi seperti layanan korban terhadap akses kesehatan, psikolog, psikiater, rohaniawan, pekerja sosial dan bersinergi langsung dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini sebetulnya bisa jadi model bagi daerah lain. Tadinya kita bekerja sendiri-sendiri, tapi sekarang terintegrasi. Jadi layanannya lebih komprehensif ke setiap klien ataupun korban. Ke depan kita ingin ini juga terjadi di rumah sakit kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, karena memang sejak tahun 2010 sudah ada pedoman dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang Penyelenggaraan PPT,” ujar Kepala UPTD PPA Prov. Sulawesi Selatan, Meisy Papayungan.

Usai meresmikan PPT Labuang Baji, Menteri Bintang mengunjungi Puskesmas Ramah Anak Andi Makkasau untuk memastikan kelompok rentan perempuan, anak, dan lansia tetap mendapat layanan dan akses kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19. Puskesmas Ramah Anak merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membangun kabupaten/kota layak anak dengan tidak terlepas dari prinsip-prinsip utama hak-hak anak.

Menteri Bintang juga mengunjungi UKM Perempuan Binaan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Prov. Sulawesi Selatan di Central Point of Indonesia (CPI) untuk bertemu dengan perempuan pelaku usaha industri rumahan. Saat berdialog dengan Menteri Bintang, beberapa pelaku usaha mengaku meski dalam situasi pandemi Covid-19 omset penjualan hasil industri rumahannya berupa bumbu dapur tidak mengalami penurunan karena masih sangat dibutuhkan masyarakat.

(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here