Bolos 3 Bulan, Nasrul Ulum Dinilai Bukan Contoh Milenial

0
46

KABUPATEN SERANG – Bakal calon Bupati Serang Nasrul Ulum saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang. Namun ternyata, dia sudah tidak masuk kerja selama tiga bulan, tetapi masih menerima gaji dari uang rakyat.

Direktur Eksekutif Banten Institute for Governance Studies (BIGS) Ahmad Daelami menilai, sikap Nasrul Ulum yang bolos tiga bulan sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang tidak bisa menjadi contoh generasi milenial. “Sayang sekali. Itu contoh yang tidak baik untuk pemuda dan generasi milenial,” kata Ahmad Daelami kepada wartawan, Rabu (12/8).

Sekadar diketahui, Nasrul Ulum terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang untuk periode kedua pada pemilu 2019 dari Partai Golkar. Demi pencalonan di Pilkada Kabupaten Serang, ia kemudian beralih menjadi kader Partai Gerindra.

Daelami menilai, secara etika politik, Nasrul yang mengklaim mewakili generasi muda tidak bisa memberikan teladan. “Sebagai anak muda ya seharusnya memberikan contoh yang baik. Kalau masih tercatat anggota DPRD, sebaiknya ya tetap masuk kerja. Dia kan sedang nyalon bupati, citranya sebagai anak muda. Kalau begitu sikapnya, citra anak muda juga jadi gak baik,” kata Daelami.

Pemuda, kata Daelami, mestinya mencitrakan diri sebagai sosok yang profesional, penuh semangat, dan memiliki visi yang jelas. Seharusnya, kata dia, ketika berniat mencalonkan diri dan sudah pindah dari Partai Golkar ke Partai Gerindra, Nasrul mengundurkan diri dari DPRD Kabupaten Serang. “Sekalian aja mengundurkan diri (dari DPRD) kalau mencalonkan. Jangan nunggu diberhentikan jadi anggota dewan,” kata Daelami.

Dikonfirmasi terpisah, bakal calon bupati Serang yang diusung Gerindra dan Demokrat Nasrul Ulum enggan banyak berkomentar. Ia mengaku sedang mengajukan surat pengunduran diri dari posisinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang. “Kalau saya komen banyak-banyak. Media suka nyeleneh soalnya.

Ia pun tidak mau banyak mengklarifikasi perihal indisipliner atau bolos kerja selama tiga bulan. Namun tetap menerima gaji. “Kalau lain-lain entarlah komentarnya kalau udah beres. Entar lah, saya sedang di pom bensin soalnya,” kata Nasrul. (Dhan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here